Meningkatkan Keahlian Excel Untuk Pengolahan Data Besar

Spread the love

Data scientist atau pengolah data merupakan salah satu profesi yang paling banyak dibutuhkan di zaman sekarang. Keberadaan data scientist sangat penting bagi pengembangan bisnis sebagai sumber keputusan.

Para pengolah data pada sebuah perusahaan sangat umum mengelola data besar atau big data. Berbeda dengan pengolahan data biasa, kemampuan data scientist ini merupakan keahlian tingkat lanjut agar bisa dengan akurat mengolah big data.

Salah satu tool yang bisa digunakan untuk pengolahan data besar adalah Microsoft Excel. Ini merupakan tool paling umum yang bisa Anda pelajari untuk menguasai keahlian pengolahan data tingkat lanjut.

Cara Meningkatkan Keahlian Microsoft Excel

Sebagai salah satu tool software yang bisa digunakan untuk pengolahan data besar, meningkatkan keahlian dalam mengoperasikan Microsoft Excel menjadi hal yang penting.

Jika Anda bisa mengolah data besar, maka perusahaan Anda akan bisa membangun strategi marketing yang tepat. Hal ini karena perusahaan mendapatkan informasi dari konsumen melalui data besar.

Nah, cara meningkatkan kemampuan Microsoft Excel agar bisa melakukan pengolahan data besar adalah dengan mempelajari skill Excel tingkat lanjut.

Mempelajari skill tingkat lanjut, berarti mempelajari ilmu baru yang sebelumnya tidak ada pada skill dasar Excel. Seperti rumus-rumus personal yang tidak ada pada bawaan Excel.

Berikut ini kemampuan tingkat lanjut bisa Anda pelajari dengan:

1. Menggunakan Macros

Macro merupakan sebuah otomasi pada Microsoft Excel yang berisi perintah-perintah berurutan untuk melakukan tugas yang berulang. Macro dituliskan di Visual Basic for Applications (VBA) yang merupakan bahasa pemrograman khusus untuk aplikasi Microsoft Office.

VBA ini bisa mengontrol objek di dalam Excel, seperti sel, range, tabel, chart, PivotTable, dan lainnya. Fungsi Macro pada Excel disebut sebagai User Defined Function (UDF). Lebih jelasnya mengenai Macro yaitu:

  • Untuk menulis pekerjaan banyak, berulang, dan monoton dalam satu kali klik.
  • Anda bisa merekamnya dengan macro dengan cara melakukan setting macro security level dengan klik tools>macro>security.
  • Atur pada level medium, berguna untuk menghindari file Excel yang terkena virus Macro. Tinggal atur tombol enable dan disable.

Anda juga bisa membuat fungsi di luar bawaan Excel, caranya dengan:

  1. Buka Visual Basic Editor (VBE) dari Ribbon.
  2. Klik Tab Developer untuk membuka Tab Developer di Excel.
  3. Akan muncul jendela VBA.
  4. Klik Module, ini akan menambahkan modul pada file Excel sebagai tempat menulis coding fungsi atau rumus.
  5. Muncul jendela Module. Input kode pada module, contoh untuk menghitung kecepatan = jarak/waktu.

Rumus dalam Excel adalah =20/10. Bisa diubah menjadi =kecepatan (jarak, waktu) atau =kecepatan (20,10). Maka formula Function kecepatan adalah (jarak As integer, waktu as integer).

  1. Save as file dengan tipe Excel Macro-enabled Workbook, nantinya fungsi ini bisa digunakan lagi seperti fungsi Excel bawaan lainnya.

Lihat juga : Buat Grafik Data Penjualan Menarik Dengan Excel

2. Menggunakan PivotTables

PivotTable merupakan fitur yang bisa untuk menghitung serta menganalisis data yang cukup rumit menjadi lebih sederhana. Caranya yaitu dengan:

  • Membuka file dan data yang akan diolah menjadi PivotTable.
  • Lakukan seleksi data, nantinya data yang akan diseleksi akan masuk dan menjadi poin sebagai data yang bisa diatur dalam PivotTable.
  • Klik Insert di Menu Bar, lalu pilih fitur PivotTable. Kemudian muncul popup bertuliskan “Creat PivotTable”.
  • Anda bisa mengatur tabel yang ingin diseleksi pada halaman tersebut. Bisa juga menentukan lokasi di mana PivotTable akan dibuat.
  • Akan muncul tabel baru yaitu PivotTable Fields, fungsinya untuk mengatur isi PivotTable yang sedang dibuat. Pada tabel berisi pilihan kolom-kolom seperti tabel data sebelumnya. Aturlah pilihan kolom untuk dianalisis.
  • Pilih dan tarik poin-poin yang ingin dianalisis ke dalam 4 kolom pada PivotTable Fields.

3. Menggunakan Conditional Formatting

Conditional formatting berfungsi untuk memungkinkan pengguna bisa mengaplikasikan formatting khusus pada sel dengan kriteria khusus.

Sering kali conditional formatting menggunakan warna untuk menandai atau membedakan sekelompok informasi yang berasal dari kumpulan data yang disimpan di dalam file database.

Fungsi conditional formatting yang bisa Anda gunakan, yaitu:

1. Logika If-Then

Peraturan dalam conditional formatting secara sederhana dibuat berdasarkan logika if-then sederhana, yaitu ketika kriteria X adalah benar, maka Y akan digunakan dalam sel tersebut.

2. Present conditions

Pada Microsoft Excel, Anda bisa menemukan rules present. Yaitu pengaturan fungsi yang sudah diatur untuk membantu pengguna baru mengaplikasikan formatting sesuai keinginan.

3. Custom conditions

Digunakan pada situasi yang mengharuskan untuk memanipulasi present condition. Fungsi ini bisa digunakan untuk membuat rules unik.

4. Multiple conditions

Fungsi ini digunakan untuk mengaplikasikan sejumlah rules ke dalam satu sel atau lebih. Rules tersebut terdiri dari sejumlah layer yang diterapkan sesuai urutannya.

Kesimpulan

Dengan mempelajari keahlian Excel tingkat lanjut, Anda bisa mengolah data besar dengan lebih mudah. Karena ada banyak fitur yang memudahkan untuk pengolahan data yang tidak ada pada fitur bawaan Excel.

Lihat juga : 10 Tips Mahir Excel Untuk Karyawan Kantor