Buat Grafik Data Penjualan Menarik Dengan Excel

Spread the love

Grafik data merupakan bentuk penggambaran data dalam bentuk visual sehingga bisa dipahami dengan mudah oleh pengguna data. Dengan grafik, Anda akan lebih mudah membaca data yang telah dikumpulkan. Grafik juga bisa dimanfaatkan untuk mempresentasikan data yang telah Anda analisis atau kelola.

Terlebih pada data penjualan dimana orang-orang akan lebih tertarik melihat data penjualan Anda jika dalam bentuk grafik yang mudah dicerna dibandingkan dengan deskripsi kalimat yang memusingkan. Apalagi, jika grafik tersebut mengandung warna-warna yang menarik perhatian.

Penyajian data dalam bentuk grafik juga lebih mudah dilakukan dan terstruktur. Anda bisa memanfaatkan Microsoft Excel untuk membuat grafik sebagai visualisasi data.

Jangan hanya berpusat pada pengolah angka, manfaatkan fitur lain untuk membuat visualisasi grafik penjualan yang menarik. Ada banyak visualisasi data yang disediakan Microsoft Excel dan bisa Anda manfaatkan dengan baik.

Cara Membuat Grafik Penjualan Lebih Menarik Menggunakan Excel

Microsoft Excel nantinya akan memberikan berbagai rekomendasi visualisasi data yang disesuaikan berdasarkan jenis dan variable data yang dibutuhkan. Dalam tahap ini, Anda harus pintar-pintar memilih deretan warna yang tepat, sepadan, dan saling melengkapi satu sama lain.

Misalnya saja menyesuaikan warna grafik penjualan dengan warna dasar logo brand atau perusahaan, pastinya lebih menarik untuk dipandang.

Anda juga bisa melakukan visualisasi data menggunakan lebih dari satu jenis data, dan dengan model grafik dan warna yang bisa disesuaikan dengan keinginan Anda. Lalu bagaimana langkah-langkahnya agar grafik penjualan bisa dilirik oleh pembaca data?

1. Kumpulkan data penjualan yang akan ditampilkan pada grafik

Mengumpulkan data-data penjualan tentu saja hal utama yang perlu dilakukan, data tersebut adalah data yang ingin ditampilkan di dalam grafik. Anda bisa membuat data secara manual dengan Excel atau memindahkannya dari software lain. Jika data berasal dari software lain, pastikan data sudah sesuai dengan tabel Excel.

Pertama-tama, Anda perlu mengetahui bahwa di Excel terdapat dua komponen, yaitu berupa baris mendatar diwakili dengan angka dan kolom diwakili dengan abjad. Jadi, pastikan data Anda sudah sesuai dengan tipe pada masing-masing range. Misalnya pada tab Home, pilih tipe data Number untuk angka atau tipe Time untuk waktu.

2. Pilih Grafik Sesuai Kebutuhan

Microsoft Excel menyediakan banyak bentuk grafik sehingga Anda bisa leluasa memilih. Beberapa jenis grafik Excel yang perlu Anda pahami antara lain:

  • Diagram batang atau Column and Bar Chart
  • Diagram garis atau Line and Area Chart
  • Diagram lingkaran atau Pie and Doughnut Chart
  • Diagram dengan sumbu x dan y atau Scatter and Bubble Chart
  • Diagram yang bisa digunakan untuk kombinasi optimal atau Surface and Radar Chart

Jenis-jenis grafik di atas bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan atau situasinya. Untuk memilih grafik sesuai keinginan, Anda bisa klik menu Insert. Pada bagian Chart pilihlah bentuk grafik yang ingin Anda gunakan.

Lihat juga : Meningkatkan Keahlian Excel Untuk Pengolahan Data Besar

3. Perhatikan Bentuk Data yang Akan Ditonjolkan

Setelah memilih grafik, selanjutnya Anda perlu menyesuaikan penampang bentuk data dengan cara klik dan blok data di masing-masing kolom yang ingin ditampilkan pada grafik.

Sesuaikan data yang akan ditampilkan dengan bentuk grafik. Misalnya Anda ingin data ditampilkan dengan grafik batang, maka sorot data dan sertakan judul untuk sumbu X dan Y. Kemudian, grafik akan muncul sesuai dengan visual standar grafik Excel.

4. Membuat grafik sederhana dengan berbagai variabel

Pada cara ini, kita akan mengambil contoh dengan membandingkan data penjualan dan bonus yang didapatkan dalam waktu satu tahun yang diterima sales. Dengan dua data yang berbeda ini akan dibuat grafik dengan bentuk Line Chart atau grafik garis. Untuk membuat grafik ini, Anda bisa mengikuti cara-cara berikut ini:

  • Kita akan misalkan data bulan penjualan pada kolom A, data jumlah penjualan pada kolom B, dan data bonus pada kolom C.
  • Blok semua data dari kolom bulan, penjualan, dan bonus.
  • Untuk menampilkan data pada line chart, maka klik insert > klik grafik > pilih gambar grafik garis > pilih salah satu model.

Setelah tahap ini, data sudah berubah menjadi grafik Excel dengan 2 data. Hanya saja, pada sumbu vertikal terdapat data penjualan saja.

Agar lebih menarik dan lebih dipahami, sumbu vertikal untuk data bonus juga ditampilkan para grafik. Sehingga, pada satu grafik bisa menampilkan dua data pada sumbu vertikal.

Namun, grafik masih berantakan, jadi Anda perlu mengubah layout grafik dengan mengklik Chart lalu pilih Quick Layout. Atur posisi sesuai keinginan atau yang paling menarik untuk dilihat.

Dengan grafik penjualan yang sudah tertata rapi, maka pembaca data bisa mengerti maksud yang Anda sampaikan mengenai data dalam grafik. Ditambah lagi dengan angka-angka sebagai penjelas.

Lihat juga : 10 Tips Mahir Excel Untuk Karyawan Kantor